SMPN 4 Ngawi Juara 1 Karnaval 2013

smp 4NGAWI - Butuh waktu dua bulan persiapan untuk mengikuti pawai bergengsi agenda rutin perayaan Hari ulang tahun kemerdekaan RI atau Karnapal, seluruh komponen kelurga besar SMPN 4 Ngawi bahu-membahu dengan satu tekat dan semangat tampil maksimal dan harus lebih baik dari tahun kemarin.

Dengan mengambil tema Raja Brawijaya V di bumi Orek-orek,menjadikan Ngawi yang berprestasi dan spectakuler. Tema itu diusung sesuai tema umum yaitu, Keraton nusantara dengan berbaziz IPTEK membentuk jatidiri bangsa dan daya saing daerah,setelah melalui diskusi panjang dan pembagian tugas akirnya tersaji penampilan kreatif menghibur dan bermakna.

Sudarto,S.Pd, menuturkan maksud tema itu adalah, BrawijayaV merupakan Raja kerajaan Majapahit, sebuah kerajaan besar yang wilayah kekuasaanya mencakup seluruh nusantara bahkan sampai ke semenanjung Malaya atau Malaysia.Diakir pemerinathanya beliau menuju Ngawi dan singgah di Hutan Ketonggo atau Srigati Hingga mukso atau hilang dengan meninggalakan sejumplah peninggalan berupa petilasan dan benda-benda pusaka. “ Nah aura Majapahit nan agung itu bisa memberikan inspirasi pada kabupaten Ngawi sehingga sesuai dengan Motto yang dicanangkan pak bupati kita yaitu menjadikan Ngawi yang spektakuler dan berprestas,” tuturnya.

Menurut Pantauan wartawan Koran ini, memang tampilan barisan SMPN 4 Ngawi, tertata rapi, tertib, dengan kostum menarik, tidak hanya sekedar jalan tapi juga menyuguhkan gerakan-gerakan atraktif, gerak tari Orek-orek yang merupkan tari khas Ngawi, tari Bedoyo Srigati, tari prjuritan Majapahit, dengan memvisualisasikan prestasi-prestasi yang diraih kabupaten Ngawi yaitu, Adipura,berikut juara-juara atlit pada PON maupun PORPOF, juga daerah Unggulan wisata seperti, Air terjun pengantin, perkebunan teh Jamus, benteng Pendem dll, yang dipercayakan pada siswa-siswi yang berdandan ala dimas-diajeng.

Yang paling fenomenal adalah penampilan siswa duplikat bupati Ir. Budi Sulistyono dan Wabup Ony Anwar,ST, ketika tiba di depan panggung menyalami bupati/wabup yang asli membuat dua pimpinan tertinggi Ngawi itu terhenyak senyum-senyum sambil tak hentinya mengamati dari atas sampai bawah ke dua siswa tersebut.

Tak ayal jajaran muspida daerah yang berada di panggung kehormatan terdiri, bupati, wabup, sekda, Kapolres, DANDIM, pejabat teras lainya gaduh,terhenyak memberikan aplos panjang, bahkan tidak sedikit yang memberikan celetukan spontan. “Wah, mirip banget bupatine, ganteng pinter men gurunya nyari yang pas,..,” Mas Ony ne plek, moga-moga besuk ganti jadi bupati, amin, ha..ha..,” celetuk mereka dari panggung kehormatan.

Di akhir barisan pawai itu, SMPN4 Ngawi menampilkan peragaan atlit pencak –silat dengan mendemonstrasikan gerakan seni yang sangat indah, apik lincah, namun mematikan yang diperagakan oleh siswa-siswi yang kebetulan juga atlit silat juara propinsi, Disusul di belakangnya visualisasi tinju dengan kostum tinju sebenarnya beserta wasit, yang memamerkan Kabupaten Ngawi baru saja memborong 3 emas dikejuaraan tinju Porprof.

Eko Purnomo, S.Sos ketua panitia HUT hari jadi Ngawi dan HUT RI ke 68, ketika dimintai komentarnya menyatakan,” bagus, kreatif, terencana, sederhana, penuh makna, ya seperti itu harusnya tidak hanya sekedar pawai jalan dengan menyewa kustum mahal kemudian dipakaikan ke murid,SMPN 4 berhasil memvisualisasikan tema dengan menarik dan pas,” katanya.

Ketua panitia yang juga Staf ahli bupati itu juga menuturkan bahwa secara umum penampilan semua peserta ada peningkatan kwalitas dari tahun-tahun kemarin. “Memang untuk tahun ini jumplah peserta kita batasi per instsansi 100 orang,tiada boleh lebih, dengan begitu diharapkan bisa tampil maksimal dan tidak kepanjangan hingga memakan waktu sampai malam,” tambahnya. (Bd)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>